BPJS PBI Ringankan Beban Pasien Gagal Ginjal di Lebak

Kesehatan5 Views
banner 468x60

Lebak, 9 Oktober 2026 — Pemerintah menghadirkan akses pengobatan gratis lewat program BPJS Penerima Bantuan Iuran. Program itu membantu warga tidak mampu mendapat layanan kesehatan tanpa biaya.

Salah satu penerima manfaat adalah Pitriyani. Ia merupakan ibu rumah tangga berusia 42 tahun asal Kampung Ciseke, Kabupaten Lebak, Banten. Ia menderita gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah dua kali seminggu selama empat tahun.

banner 336x280

Awalnya Pitriyani menolak saran keluarga untuk berobat. Ia merasa takut terhadap proses pengobatan dan biaya yang harus ia tanggung.

“Katanya (dokter), ‘Ibu, ini ginjalnya sudah parah, harus cuci darah’. Saya tidak mau karena saya takut. Saya nggak tahu cuci darah itu apa,” kata dia.

Kemudian kondisi Pitriyani sempat drop hingga pingsan. Keluarga segera membawa dia ke rumah sakit terdekat. Tekanan darahnya sangat rendah sehingga petugas harus menangani dia di ruang gawat darurat atau ICU.

“Saya tidak tahu kalau saya drop. Tiba-tiba sudah ada di rumah sakit,” kenang dia.

Setelah mendapat penanganan cepat, Pitriyani akhirnya yakin menjalani pengobatan. Selama empat tahun ia rutin cuci darah tanpa biaya. Semua biaya ditanggung BPJS PBI. Selain itu ia merasa mendapat pelayanan yang baik dan tidak dibeda-bedakan.

“(Pelayanannya) ya, baik. Ramah dan bagus. Dan, langsung ditangani oleh petugas,” ujarnya.

Pitriyani pun bersyukur program ini terus berjalan. Ia berharap program tetap hadir untuk membantu warga lain yang membutuhkan.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS, sudah membantu saya berobat. Alhamdulillah, semoga BPJS lancar terus,” katanya.

BPJS PBI Hadir Dari Kolaborasi Kemensos dan Kemenkes

Program BPJS PBI menyasar warga tidak mampu. Peserta tidak perlu membayar iuran bulanan. Pemerintah menanggung penuh biaya melalui APBN atau APBD.

Program ini terwujud berkat kolaborasi Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. Kemensos memasok data akurat penerima yang berhak. Kemudian Kemenkes menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dan cepat.

Pemerintah berharap program ini terus mendekatkan akses kesehatan bagi keluarga tidak mampu. Selain itu program ini meringankan beban ekonomi keluarga. Kisah lengkap Pitriyani dapat disaksikan dalam Podcast Sinergi Indonesia di YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *