Pesan Prabowo di HUT ke-81 TNI: Prajurit Harus Dengarkan Kesulitan Rakyat, Hadir Saat Dibutuhkan

News7 Views
banner 468x60

Jakarta, 5 Oktober 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus senantiasa berada di tengah masyarakat, mendengarkan kesulitan rakyat, serta hadir memberikan pertolongan ketika dibutuhkan.

Dalam amanatnya, Prabowo mengingatkan bahwa sejarah panjang TNI tidak dapat dipisahkan dari perjuangan rakyat Indonesia. TNI lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan mengabdikan seluruh kekuatannya untuk menjaga keselamatan bangsa dan negara.

banner 336x280

“Sejak lahir, TNI tidak pernah terpisahkan dari rakyat. TNI adalah tentara rakyat. TNI adalah tentara nasional. TNI adalah tentara pejuang, TNI lahir dari rakyat. TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat, tanpa digaji yang memberi makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia,” kata Presiden Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10).

Atas dasar sejarah tersebut, Presiden menekankan bahwa seluruh kekuatan TNI harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Ia mengingatkan para prajurit bahwa pengabdian kepada bangsa menuntut kesetiaan, keberanian, dan kesiapan untuk menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

“Seluruh kekuatan TNI, dengan demikian, harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Jiwamu, ragamu, sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Presiden Prabowo pun meminta seluruh prajurit TNI tidak pernah menjauh dari masyarakat. Prajurit harus memahami persoalan yang dihadapi rakyat dan bergerak cepat saat masyarakat membutuhkan perlindungan maupun pertolongan.

“Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat. Harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” pesannya.

Prabowo mengaku telah menyaksikan secara langsung bagaimana para prajurit TNI hadir dalam berbagai situasi darurat. Kehadiran itu terlihat ketika masyarakat menghadapi banjir, tanah longsor, gempa bumi, letusan gunung berapi, kebakaran hutan, serta berbagai bencana lainnya.

Menurutnya, para prajurit kerap bergerak tanpa menunggu perintah. Para komandan dan panglima di lapangan mengambil inisiatif karena memahami bahwa kesulitan rakyat juga merupakan tanggung jawab TNI.

“Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana, ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan. Saudara-saudara datang tanpa diperintah, setiap komandan mengambil inisiatif. Setiap panglima tidak menunggu perintah dari atas. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab TNI,” tuturnya.

Presiden juga memberikan penghormatan kepada para prajurit yang berani memasuki wilayah bencana saat keadaan masih berbahaya. Bahkan, tidak sedikit anggota TNI yang mengorbankan jiwa dan raganya ketika menjalankan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan masyarakat.

Prabowo menyebut para prajurit telah membantu proses evakuasi, membuka akses jalan yang terputus, mendirikan ribuan jembatan, serta membawa makanan dan obat-obatan menuju daerah terpencil yang sulit dijangkau.

“Saudara datang ketika jalan terputus. Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya membantu rakyat menghadapi bencana, Saudara-saudara membantu evakuasi, membuka jalan, mendirikan ribuan jembatan, membawa makanan dan obat-obatan ke tempat-tempat yang terpencil dan terputus,” paparnya.

Menurut Prabowo, pengabdian di tengah situasi sulit merupakan bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Pada saat bencana dan kondisi darurat, masyarakat dapat melihat pihak yang benar-benar hadir, bekerja, dan memberikan pertolongan.

“Di saat-saat sulit seperti itulah rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengapresiasi dan memberi penghormatan kepada seluruh prajurit TNI atas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat selama ini. Ia meminta TNI terus mempertahankan jati dirinya sebagai tentara rakyat.

“Saya menyampaikan terima kasih saya, penghormatan saya kepada kalian. Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat,” tutup Prabowo.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *